Hotel The Sultan
Hotel Sultan dahulu terkenal dengan nama Hotel Hilton Jakarta, hotel mewah ini berlokasi di pojokan antara diJalan Jenderal Sudirman dan Jenderal Gatot Subroto di Jakarta Pusat. Hotel rancangan tim arsitektur Ed Killingsworth ini, per 2020, memiliki 694 kamar di tower Lagoon dan tower Garden. Pembangunan gedung-gedung di Hotel Sultan berlangsung secara bertahap mulai 1971 hingga selesai keseluruhan pada tahun 1993 dengan rampungnya tower Lagoon.
Khusus Hotel Sultan, karena bagian apartemennya sudah dijelaskan secara terpisah, memiliki 3 gedung utama, bernama Main, Garden dan Lagoon; dan beberapa gedung pendukung. Gedung "Main Tower" adalah gedung tinggi pertama yang dibangun di kawasan ini, tetapi adalah gedung ketiga di kompleks keseluruhan karena Lanais Lagoon dan Indonesia Bazaar dibangun duluan pada tahun 1974. Ketika pertama dibangun, gedung ini memiliki 406 kamar. Beberapa versi menyebut 398 kamar, dan saat ini, walaupun sudah dipoles lebih cantik, blok ini seperti belum digunakan kembali.
Sisanya adalah Lagoon Tower dan Garden Tower yang masih digunakan. Keseluruhan keduanya memiliki total 694 kamar, yang terbagi ke dalam 10 kategori kamar (kecuali apartemen). Beberapa kamar memiliki kelebihan masing-masing seperti Lagoon Suite dengan pemandangan GBK dan laguna buatan, pengguna Executive Room yang bisa memanfaatkan lounge eksekutif di lantai 13, Royal Deluxe dan Grand Deluxe yang sama sama mendapat pemandangan GBK. Lounge Eksekutif juga bisa dimanfaatkan penghuni kamar lain kelas suite. Lanais dengan 42 kamar, kini digabung ke Lagoon Tower.
Kategori Penthouse di Garden Tower adalah kategori paling luas (800 meter persegi), paling mewah dan tereksklusif karena hanya memiliki 1 unit, memiliki fasilitas tiada tandingnya seperti kolam renang rooftop, lounge, balkon dan pemandangan dua arah ke kawasan Sudirman dan Gatot Subroto. Penthouse ini juga bisa digunakan untuk mengadakan pesta, sama seperti ballroom.
Fasilitas yang ditawarkan oleh hotel saat ini, terdiri dari empat rumah makan, dua lounge dan sebuah bar. Soal rumah makan, Sultan Pizzeria yang dibuka kembali pada Agustus 2020 merupakan tempat makan paling bersejarah dan cukup diingat kalangan jetset 1990an di Jakarta, saat masih merupakan sebuah Hilton. Tempat lainnya, Lagoon Cafe dan Lagoon Lounge, menawarkan pemandangan laguna.
Fasilitas lainnya adalah balroom eksklusif seluas 725 meter persegi bernama Golden Ballroom, tenda Lagoon Garden untuk pesta pernikahan dan acara-acara sosial, dan ruang rapat. Di era 1970an, Hotel Sultan juga dikenal dengan Indonesia Bazaarnya, yang menjual barang-barang khas Indonesia. Kini hanya merupakan rumah makan
Dengan luas tanah yang begitu besarnya, hotel ini pasti memiliki banyak fasilitas olahraga: trek jogging 500 meter, 11 lapangan tenis yang bisa diubah menjadi tempat bermain futsal dan voli, dan kolam renang untuk dewasa.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar